Saya menulis ini tanggal 5 April 2007
Untuk cinta.............
Tanggal ini adalah tanggal bersejarah untuk kisah cinta saya
Karena harini tiga tahun yang lalu tepatnya 5 April 2004
Adalah saat dimana saya dan kekasih yang saya cintai
Pertama kali berjanji untuk bertemu dan jalan berdua
Pada saat dimana pada masing-masing hati kami merasa ada kehampaan....
Saat itulah kami mulai merajut harapan
Untuk bersama meniti cinta dengan segala suka dan dukanya,
bersama belajar tentang hidup dengan segala lekuk dan likunya .............
dengan segala tangis dan tawanya...hingga kami bersepakat untuk menjadi sepasang kekasih pada 15 Mei 2004 bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-22 dengan bersama-sama berjanji menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing....
Cinta kami berjalan sewajarnya, ada suka, ada duka, ada sedih, ada gembira, ada canda riang, ada pertengkaran.....semua biasa sama seperti mereka...... karena hidup memang tak selamanya indah...
Tibalah saatnya dimana atas izinnya saya harus pergi untuk belajar ke negeri yang jauh....India...yang saya pikir untuk kebaikan kami di masa yang akan datang....
Sebelum ke India, Saya menempuh pendidikan persiapan di Bandung
Ketika itu, dengan manja dia meminta boneka sebagai pengganti saya saat jauh...
Saya membawakan dua buah boneka besar untuknya dengan penuh rasa sayang.....
Dia kemudian menamakan boneka itu 'Pangeran Julian' dan 'Puteri Anelis'
Itu adalah nama yang juga ia pakai untuk kami berdua saat menjalin cinta...
Saya "Pangeran Julian" dan dia "Puteri Anelis"
Meski kami tahu saya bukan pangeran dan dia bukan puteri
Tapi saat itu dunia begitu indah hingga kami lupa dan merasa seperti puteri dan pangeran....
Dia juga sering memanggil saya "Papa", dan saya memanggilnya "Mama"
karena suatu ketika kami pernah punya mimpi untuk hidup bersama
dengan anak-anak yang lucu di sisi kami......demikianlah indahnya mimpi itu...
Tapi sayang, waktu dan keadaan membawa cinta dan dirinya pergi begitu cepat....
Kurang dari lima bulan sejak kepergian saya...dia telah melupakan saya...
Saya berangkat 31 Juli 2006... karena rindu yang tak tertahan, 12 Desember 2006 saya pulang untuk menemuinya...
Tapi sayangnya rindu tak lagi berbalas, dia tak lagi ada di tempatnya...di tempat penantian yang seharusnya...
Saya berusaha merajuk, merayu, minta maaf, mengatakan apapun untuk mempertahankan cinta bahkan bersujud padanya...tapi dia tetap menolak kehadiran saya dengan mengatakan bahwa dia tak lagi mencintai saya....
25 hari waktu liburan saya habiskan untuk menyadarkannya...tapi dia tetap mengabaikan saya...hingga saya kembali ke India - 3 Januari 2007
Memang saya dengar seseorang telah sering bersamanya selama kepergian saya... setidaknya makan siang bersama....jalan bersama......atau mengunjunginya pada saat kesepian....
Saya sendiri tak tahu orangnya.............dan dia tak pernah mengakuinya..... mungkin karena itulah dia berpaling lalu mencari-cari alasan.......untuk berpisah....
Saya pikir cinta bisa mengalahkan jarak dan waktu...
Tapi ternyata cinta begitu lemah untuk bertahan...
Saya masih sangat mencintainya...
Saya masih berharap bahwa dia akan menyadari semua ini dan kembali pada cinta kami, cinta yang begitu besar untuk diabaikan...
Saya akan membuka hati dan memaafkannya
Jika suatu saat "Puteri Anelis" kembali kepangkuan sang "Pangeran" .....
Cinta saya tak pernah usai............